Lagu Gilbert O'Sullivan berjudul alone again naturally terngiang di kepalaku, seakan tak berhenti berputar
Berulang terus
Kisah kita benar-benar seperti rose dan alex
Mereka berlalu bersama orang lain yang ujungnya tak membuat mereka bahagia, dan saat ingin memulai bersama, salah satunya tidak bisa karena sudah dalam hubungan lain.
Mereka selalu kelewatan.
Padahal mereka saling melengkapi, seperti kita, dil 😢
Aku bahagia saat bersamamu, tak ada rasa jenuh saat berbincang denganmu.
Aku ingin membahagiakanmu seperti kamu membahagiakanku dulu.
Tapi rasanya kamu takkan mau.
Dil, baru kali ini aku merasa sangat yakin untuk bersama seseorang. Tak ada ragu, tak ada nanti, karena aku sudah memendam begitu lama.
Karena terlalu lama, aku bahkan tak tau kapan perasaan itu telah di mulai.
Dil, aku dengar seseorang bilang bahwa "dia akan kembali padamu jika ia begitu nyaman saat denganmu", aku rasa itu benar. Aku melewati banyak hubungan yang membuatku tak nyaman dan tak bahagia.
Dan itu benar, aku kembali di sini, dengan pengungkapan basi. Aku sangat nyaman denganmu, dan aku kembali ke kamu.
Tapi tidak berlaku denganmu. Entah apa kamu akan kembali padaku karena rasa nyaman itu atau tidak.
Bukan sekedar rasa nyaman, tapi sebuah perasaan yang hanya kita yang bisa melukiskannya. Perasaan aneh yang orang sebut cinta. Aku bisa menjadi diriku apa adanya. Bertingkah gila tanpa memandang orang yang ku suka.
Mungkin kita memang berada dalam situasi yang salah.
Situasi yang sangat aku benci.
Pernah saling mencintai, saling menginginkan, tapi karena kebodohan, mereka menunda kebahagiaan mereka dan malah pergi dengan keegoisannya.
Aku
.
.
.
Masih mengharapkanmu 😊
Komentar
Posting Komentar