Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

TEMBOKNYA HANCUR LAGI

dulu, dulu sekali, aku sengaja membangun tembok tinggi, menutup semua sumber dari segala luka yang mungkin akan disebabkan karena perasaan yang terlalu besar ke kamu. diam pura-pura tak peduli acuh buang muka dan tak boleh ada seorangpun tau kalau aku sedang membangun tembok tinggi dan beberapa bulan lalu, aku menghancurkan tembok itu sampai runtuh, berkeping-keping. bodohnya aku. dan luka yang aku takutkan itu akhirnya terjadi aku terluka hingga menembus ke jantung sakit hingga paru-paru terasa tak berfungsi sakitnya tak terkira tak bisa dijelaskan dengan apa yang logika mampu jelaskan tapi kemudian aku bangkit, membangun tembok tinggi lagi menutup setiap celah yang mungkin aku merobek arteri namun kadang, ada serangga-serangga kecil, mencoba menggerogoti tiap lapisan tembok yang ku buat satu dua kali, bisa ku lawan. tapi kali ini ada yang lebih ku khawatirkan, aku dan kamu (mungkin) akan bertemu lagi, ketakutanku tak karuan sekarang, ingin menolak...